Konflik Pada Negosiasi Biasanya Terjadi Pada Bagian dalam negosiasi seringkali muncul pada bagian penawaran. Hal ini terjadi karena berbagai alasan. Intinya, terdapat perbedaan keinginan kedua pihak yang terlibat perundingan.Negosiasi adalah proses interaktif antara dua pihak atau lebih yang berusaha mencapai kesepakatan atau solusi. Kesepakatan yang dihasilkan haruslah kesepakatan yang saling menguntungkan kedua belah pihak.
Konflik dalam Negosiasi Biasanya Terjadi pada Bagian Penawaran, Mengapa?
Seperti telah disebutkan sebelumnya, konflik dalam perundingan seringkali muncul pada bagian usulan. Negosiasi terjadi ketika para pihak mencari jalan tengah ataularutan untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri.Konflik seringkali muncul sebelum solusi ini tercapai. Berikut beberapa alasan munculnya konflik saat tender:
1. Perbedaan Penilaian Nilai
Pihak-pihak yang terlibat dalam negosiasi mungkin mempunyai penilaian berbeda terhadap nilai barang atau jasa yang dinegosiasikan. Salah satu pihak mungkin menganggap nilai yang disarankan terlalu tinggi, sedangkan pihak lain mungkin menganggap nilai tersebut sesuai.
Baca Juga: Pameran Yang Dilakukan Secara Terbuka Dan Terus-Menerus Merupakan Pameran
2. Perbedaan Harapan atau Keinginan
Pihak-pihak yang terlibat dalam negosiasi mungkin mempunyai harapan atau keinginan berbeda mengenai hasil proposal. Salah satu pihak mungkin mengharapkan diskon atau penawaran tambahan, sementara pihak lainnya mungkin menganggap tawaran tersebut sudah cukup.
3. Penggunaan Taktik Negosiasi
Negosiasi sering kali melibatkan pihak-pihak yang menggunakan taktik negosiasi yang berbeda. Hal ini juga dapat menimbulkan konflik. Misalnya, satu pihak menggunakan taktik tawar-menawar yang agresif sementara pihak lain lebih memilih pendekatan kompromi.
4. Saya tidak senang dengan tawaran tersebut
Salah satu pihak mungkin tidak puas dengan tawaran yang diberikan pihak lainnya. Hal ini kemudian akan menimbulkan ketegangan dan konflik dalam proses negosiasi.
5. Ambiguitas atau Ambiguitas
Konflik Hal ini juga dapat terjadi ketika terdapat ketidakpastian atau ketidakjelasan. Mungkin terdapat permasalahan terkait informasi atau kondisi dalam proses negosiasi.Berdasarkan buku Seni Memenangkan Penjual Melalui Negosiasi, Istijanto M.M., 2007, dalam negosiasi seringkali muncul konflik pada bagian penawaran. Dengan mengetahui sumber konflik dan menyikapinya secara cerdas, kedua belah pihak dapat mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.